Rabu, 10 Agustus 2011

Muai Panjang


PERUBAHAN PANJANG (MUAI PANJANG )

I.                    TUJUAN
Menguji pemuaian suatu logam dan perubahan pertambahan panjang logam karena pengaruh panas.

II.                  ALAT DAN BAHAN
1.       Kawat tembaga 1 mm                                                    50 cm
2.       Kawat nikelin 1 mm                                                       50 cm
3.       Statis                                                                             1 buh
4.       Spiritus                                                                          secukupnya
5.       Pemberat/anak timbangan 50 gr dan 100 gr                   1 buah
6.       Kapas                                                                           secukupnya
7.       Penggaris                                                                      1 buah

III.                CARA KERJA
1.       Gantungkan kawat tembaga pada statis sedemikian rupa.
2.       Ikatkan beban 50 gr atau 100 gr pada salah satu ujung kawat yang lain.
3.       Di antara panjang kawat ikatkan kapas sebanyak tuga buah.
4.       Berikan batasan pada kawat dengan dasar lantai ±10 cm.
5.       Basahi kapas dengan spiritus, kemudian bakarlah kapas tersebut.
6.       Ulangi kegiatan dengan menggunakan jenis kawat lain.
7.       Ukurlah berapa perubahan panjang dari masing-masing kawat saat dibakar/dipanasi.


 





IV.                TEORI
Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerima kalor.
Pemuaian terjadi pada 3 zat yaitu pemuaian pada zat padat, pada zat cair, dan pada zat gas.

Pemuaian panjang adalah bertambahnya ukuran panjang suatu benda karena menerima kalor. Pada pemuaian panjang nilai lebar dan tebal sangat kecil dibandingkan dengan nilai panjang benda tersebut. Sehingga lebar dan tebal dianggap tidak ada. Contoh benda yang hanya mengalami pemuaian panjang saja adalah kawat kecil yang panjang sekali.
Pemuaian panjang suatu benda dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu panjang awal benda, koefisien muai panjang dan besar perubahan suhu. Koefisien muai panjang suatu benda sendiri dipengaruhi oleh jenis benda atau jenis bahan.
Secara matematis persamaan yang digunakan untuk menentukan pertambahan panjang benda setelah dipanaskan pada suhu tertentu adalah
∆L = Lo.α.∆t
Dimana : ∆L = pertambahan panjang (m)
                  Lo = panjang awal (m)
                   α = koefisien muai panjang (/oC)
Bila ingin menentukan panjang akhir setelah pemanasan maka digunakan persamaan sebagai berikut :
L = Lo(1+α.∆t)
Dimana : L = panjang akhir (m)
         ∆L = pertambahan panjang (m)
                   Lo = panjang awal (m)
                    α = koefisien muai panjang (/oC)

V.                  DATA PENGAMATAN

No
Jenis logam
Pertambahan panjang
Keterangan
1.
2.
Tembaga
Nikelin
1 cm
0,5 cm
Lebih panjang memuainya
Lebih pendek memuainya


 
VI.                PEMBAHASAN
Setelah kita melakukan percobaan, kita dapat mengetahui bahwa suatu logam jika dipanaskan maka akan mengalami pemuaian panjang/muai panjang. Semua itu dikarenakan adanya pengaruh panas yang ada pada logam tersebut. Logam jika dipanasi maka akan memuai.

VII.              KESIMPULAN
Suatu logam jika kena panas/dipanasi maka akan memuai panjang.


VIII.            PERTANYAAN
1.       Di antara logam-logam (kawat) tersebut yang mengalami pertambahan panjang paling besar adalah….. Mengapa demikian?
Jawab :
 Tembaga yang mengalami pertambahan pajang yang lebih banyak. Karena antara tembaga sama nikel lebih baik tembaga dalam penyerapan panas.

2.       Mana yang akan mengalami pertambahan panjang paling besar antara kawat tembaga dengan kawat nikelin? Berikan penjelasan!
 Jawab :
Kawat tembaga, karena kawat tembaga sebagai penghantar panas/menyerap panas yang lebih baik daripada kawat nikel.

0 komentar:

Posting Komentar

kritik dan saran harap menggunakan bahasa indonesia yang baik dan sopan

 

Cerita.. Informasi... dan Bisnis © 2008. Template Design By: SkinCorner